KISAH PARA RASUL
1:4-5
4 Pada suatu hari ketika IA makan bersama-sama dengan mereka, IA melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji BAPA, yang-demikian kata-NYA-"telah kamu dengar dari pada-KU. 5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan ROH KUDUS."
4 Pada suatu hari ketika IA makan bersama-sama dengan mereka, IA melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji BAPA, yang-demikian kata-NYA-"telah kamu dengar dari pada-KU. 5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan ROH KUDUS."
Ketika TUHAN YESUS
akan naik ke Surga, IA mengingatkan murid-murid bahwa tidak lama lagi mereka
akan dibaptis oleh ROH KUDUS. Baptisan air adalah suatu tindakan untuk
menguburkan kehidupan lama kita yang penuh dengan noda dan dosa. Dengan
mengakui dosa dan kesalahan di hadapan TUHAN kemudian kita
"menguburkan" kehidupan kita yang pada masa lalu penuh dengan dosa
untuk kemudian bangkit di dalam hidup yang baru di dalam KRISTUS.
Sama seperti baptisan
air, pada saat kita dibaptis ROH, seluruh hidup kita dilingkupi oleh ROH KUDUS.
Sekalipun kita telah bertobat dan dosa-dosa yang kita lakukan telah dikuburkan
dalam baptisan air, tetapi sebagai manusia kita masih dapat kembali jatuh dalam
dosa. Dengan menerima kekuatan dari ROH KUDUS kita akan mampu mengalahkan
kedagingan dan hawa nafsu yang menguasai diri kita. Karena itu kita perlu
dibaptis dalam ROH KUDUS. ROH KUDUS memampukan kita untuk mengalahkan hawa
nafsu sehingga dapat melakukan semua hal yang dikehendaki ALLAH.
KISAH PARA RASUL
1:8
8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau ROH KUDUS turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-KU di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau ROH KUDUS turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-KU di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
Setelah dibaptis oleh
ROH KUDUS, hidup kita tidak lagi dikuasai hawa nafsu. Kita akan menjadi saksi
bagaimana TUHAN YESUS sudah mengubahkan kita dari anak dunia yang penuh dosa
dan hawa nafsu, menjadi anak ALLAH yang hidup dalam kekudusan. Inilah merupakan
hal yang tidak mudah untuk dilakukan oleh setiap Gereja TUHAN. Maka untuk
mengerti apakah seseorang sudah benar-benar bertobat atau belum dapat kita
lihat dari kehidupannya saat ini. Apakah dia masih dalam kuasa kedagingan dan
hawa nafsu seperti masa lalu, atau sudah hidup dalam kuasa kebenaran TUHAN.
Contohnya dapat kita lihat dalam hidup Paulus. Sebelum bertobat, dia adalah
penganiaya dan pembunuh jemaat TUHAN. Tetapi setelah bertemu dengan KRISTUS dan
bertobat, ia hidup penuh dengan ROH KUDUS. Oleh sebab itu Paulus yang
sebelumnya sangat menentang YESUS, justru menjadi saksi-NYA yang sangat luar
biasa dan membawa banyak jiwa kepada ALLAH. Ini adalah salah satu tujuan
mengapa orang Kristen perlu menerima baptisan ROH KUDUS.
Sebelum bertobat dan
kemudian menerima baptisan ROH, kita harus lebih dulu mengenal KRISTUS. Tetapi
hal ini juga bukan sesuatu yang sederhana karena memerlukan kesungguhan dan
ketekunan. Murid-murid YESUS yang pada waktu itu selalu bersama-sama dengan
DIA, melayani bersama, tetap tidak "mengenal" DIA dengan benar.
Buktinya pada waktu Filipus diminta YESUS untuk menyediakan makan bagi lima
ribu orang, dia menjadi bingung. Hal ini membuktikan bahwa Filipus tidak
mengenal kuasa TUHAN. Perintah YESUS kepada Filipus ini dapat kita lihat
sebagai ujian iman bagi murid-NYA. Apakah kita juga berpikir seperti Filipus
atau kita benar-benar beriman bahwa DIA sanggup mencukupkan kebutuhan kita dan
mengatasi setiap masalah kita.
Murid-murid YESUS pada
awalnya memang hanya mengenal DIA secara jasmani, sehingga banyak kejadian yang
menyebutkan ketidak-mengertian mereka bahwa YESUS adalah ALLAH yang Maha Kuasa.
Mengenal siapa TUHAN YESUS yang sebenarnya memang bukan hal yang sederhana
karena DIA adalah ROH yang tidak dapat dilihat dengan mata jasmani. Sekalipun
murid-murid YESUS bertemu dengan-NYA secara jasmani, tetapi hal ini harus
dilengkapi dengan pengenalan secara rohani. TUHAN YESUS yang rohani, dapat
bertemu manusia karena DIA mengambil rupa seperti manusia yang memiliki tubuh
jasmani. DIA adalah Firman ALLAH yang hidup seperti layaknya manusia, tetapi di
dalam DIA ada kepenuhan ROH ALLAH sehingga tidak mudah bagi murid YESUS saat
itu untuk menemukan "rahasia" besar ini.
Kita saat ini sudah
belajar dari Firman ALLAH yang ditulis oleh nabi, utusan dan murid YESUS yang
menerima ilham dari ROH KUDUS. Tetapi tantangan yang besar adalah: kita tidak
pernah mampu untuk menyelidiki hati manusia, apalagi menyelidiki kedalaman
rahasia ALLAH. Lalu siapa yang dapat mengenal ALLAH? Hanya ALLAH sendiri.
Karena itu tujuan turunnya ROH KUDUS ke dunia ini adalah supaya orang-orang
yang percaya dapat mengenal siapakah TUHAN ALLAH yang sebenarnya.
YOHANES 15:26-27
26 Jikalau Penghibur yang akan KUutus dari BAPA datang, yaitu ROH Kebenaran yang keluar dari BAPA, IA akan bersaksi tentang AKU. 27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan AKU."
26 Jikalau Penghibur yang akan KUutus dari BAPA datang, yaitu ROH Kebenaran yang keluar dari BAPA, IA akan bersaksi tentang AKU. 27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan AKU."
Jikalau ROH KUDUS
turun atas kita, maka ROH KUDUS akan bersaksi kepada kita tentang siapa TUHAN
sehingga kita dapat benar-benar mengenal TUHAN. Sebelum ROH KUDUS turun
murid-murid yang berjalan ke Emaus tidak mengenal TUHAN, padahal mereka
membicarakan tentang YESUS yang baru saja disalib dan dikuburkan. Mereka tidak
tahu bahwa YESUS sudah bangkit dari kematian dan saat itu menampakkan di
tengah-tengah mereka. Demikian pula Maria yang datang ke kubur YESUS. Maria
malah menganggap YESUS sebagai penjaga kubur ketika DIA menampakkan diri kepada
Maria. Ketika YESUS menegur dengan memanggil namanya, barulah Maria mengenal
bahwa yang berbicara itu adalah YESUS.
Memang tidak mudah
bagi kita untuk dapat mengenal TUHAN. Tetapi bukan berarti kita tidak mungkin
mengenal DIA, karena ROH PENOLONG yang dijanjikan oleh ALLAH yang akan bersaksi
sehingga kita dapat mengenal YESUS. Dan pada saat kita sudah mengenal DIA, maka
ROH KUDUS akan berkenan tinggal dalam hati kita dan kita "menjadi
satu" dengan TUHAN atau hidup dalam tuntunan Firman dan ROH KUDUS.
Setiap Gereja TUHAN
yang sudah ada dalam tingkatan ini, merupakan Gereja yang berhasil. Karena
TUHAN YESUS mengatakan: "Jikalau engkau memiliki AKU (iman dan Firman),
dan engkau berkata kepada gunung untuk pindah, maka gunung itupun akan
pindah." Kalau orang Kristen benar-benar mengenal YESUS, ia pasti tidak
akan pernah bingung dalam menghadapi segala kesulitan dan problema di dalam
dunia ini. Karena pada saat kita sudah menyatu dengan ALLAH, DIA pasti akan
memberi kuasa dan kemampuan kepada kita untuk melakukan hal seperti yang DIA
lakukan.
Dan ciri Gereja yang
sudah dibaptis ROH dan menyatu dengan TUHAN adalah yang selalu hidup dalam
pimpinan ROH KUDUS. Jadi segala hal yang dilakukan adalah hal-hal yang sesuai
dengan tuntunan ROH KUDUS, sehingga tidak menyimpang dari kehendak ALLAH.
Gereja yang demikian akan mampu berkata, biarlah daging kita semakin kecil,
tetapi ROH ALLAH semakin berkuasa atas hidup kita. Dengan demikian kehidupan
kita tidak lagi dikendalikan oleh keinginan hati kita, tetapi oleh kehendak dan
rencana ALLAH.
Dalam penyerahan total
kepada kuasa ROH KUDUS yang memimpin setiap langkah hidup kita, maka lambat
laun kita akan diproses untuk lebih mengenal siapa TUHAN. Dan jika kita
bertekun dalam menjaga ROH KUDUS tetap tinggal dalam hati dan pikiran kita,
maka kita akan semakin mengalami damai sejahtera dalam hati kita. Apa yang
dapat membuat kita gentar dan takut, jika TUHAN sudah bertahta dalam hati kita?
Tetapi ada hal lain
yang penting yang mengikuti proses pembentukan kita untuk menjadi Gereja yang
berkenan bagi TUHAN. Yaitu menerima kuasa dari TUHAN untuk bersaksi. Kesaksian
tentang TUHAN yang berkuasa mengampuni dosa kita dan mengubah hidup kita
menjadi berkenan di mata ALLAH BAPA bukan hanya berupa apa yang kita ucapkan
kepada orang lain. Tetapi yang lebih penting adalah kesaksian melalui kehidupan
sehari-hari kita. Apakah kita hidup dengan benar sejalan dengan ketetapan ALLAH
dan tuntunan ROH KUDUS atau tidak. Sekalipun kita tidak berkata-kata kepada
orang lain, jika kehidupan sehari-hari kita sejalan dengan kehendak TUHAN,
orang lain akan melihat bahwa memang TUHAN YESUS benar-benar hidup dalam diri
kita.
Paulus mengatakan:
"Aku mengikuti teladan TUHAN, biarlah kamu mengikuti teladanku."
Tetapi masih banyak orang Kristen yang tidak mengerti pentingnya peranan ROH
KUDUS. Mereka mengutamakan bagaimana untuk memiliki karunia ROH tanpa mengerti
pentingnya peranan ROH KUDUS untuk menuntun kita pada pengenalan akan ALLAH dan
menuntun agar hidup kita sesuai dengan kehendak ALLAH. Fokus yang salah seperti
ini justru akan mendorong kita menjadi anak ALLAH yang tidak kuat dasar
imannya. Misalnya, orang yang hanya menginginkan karunia ROH akan mudah merasa
kecewa, karena jika tidak ada mujizat yang terjadi, dia akan merasa kecewa.
Atau dia justru undur dari persekutuan dengan TUHAN karena dia ingin melihat
bagaimana karunia ROH bekerja. Padahal dia sendiri belum hidup sejalan dengan
kehendak dan tuntunan ALLAH melalui ROH KUDUS.
Perlu ditekankan bahwa
sebelum kita menerima karunia ROH, kita harus terlebih dahulu melatih dan
mendisiplinkan diri untuk dapat berjalan dan bergandengan tangan dengan TUHAN.
Kita tidak mungkin menerima karunia ROH jika kita tidak memiliki pengalaman
hidup secara pribadi dengan TUHAN dalam bimbingan ROH KUDUS. Barulah kemudian
kita akan menerima karunia ROH sesuai dengan kehendak ALLAH yang
mengaruniakannya kepada kita.
Karunia ROH KUDUS
tidak boleh dipandang secara sempit. Orang Kristen yang hanya mementingkan
karunia, misalnya kesembuhan atau mujizat saja, akan mudah terjerumus. Mengapa?
Karena setan juga dapat melakukan "mujizat" untuk menyeret manusia
keluar dari imannya kepada ALLAH. Secara sepintas, akan sangat sulit bagi kita
untuk membedakan mana yang datang dari ALLAH atau dari setan. Tetapi jika kita
sudah melandasi iman kita dengan mengutamakan pengenalan akan DIA, kita tidak
akan mudah tertipu oleh muslihat si setan. Memang mungkin setan bisa meniru apa
yang dilakukan TUHAN, tetapi ada satu hal penting yang tidak mungkin dapat
dilakukan setan, yaitu membawa manusia dalam pertobatan. Hanya TUHAN YESUSlah
yang memiliki kuasa untuk membawa kita dalam pertobatan dan keselamatan.
Dengan semakin
mengenal DIA, kita semua akan diproses dan dibentuk untuk semakin serupa
dengan-NYA. Dan semakin mengenal TUHAN YESUS juga akan membuat kita mengerti
bahwa DIA adalah Kasih. Maka kita juga disebut sebagai Gereja yang mengenal
TUHAN jika kita memiliki kasih seperti yang TUHAN berikan kepada kita. Mungkin
banyak orang yang dapat berbuat baik, menolong orang lain, membantu yang
kekurangan, dll. Tetapi jika mereka tidak memiliki kasih, belum tentu hal ini
mendatangkan kebaikan. Jadi yang penting dari segala sesuatu itu adalah kasih,
sebab kasih itu identik dengan ALLAH.
YOHANES 14:26
26 tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh BAPA dalam nama-KU, DIAlah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah KUkatakan kepadamu.
26 tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh BAPA dalam nama-KU, DIAlah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah KUkatakan kepadamu.
Murid-murid TUHAN
selalu bersamaNYA, menyaksikan kuasa TUHAN dan selalu menerima pengajaran dari
TUHAN, tetapi mereka tidak mengingat apa yang telah diajarkan YESUS kepada
mereka. Contohnya adalah Maria dan Marta. Mereka menangis, dan berkata bahwa
YESUS tidak mau datang ketika Lazarus sakit sehingga akhirnya Lazarus mati.
Perkataan ini membuktikan bahwa apa yang diajarkan TUHAN kepada Maria dan Marta
dilupakan begitu saja. Mereka lupa bahwa YESUS adalah Anak ALLAH yang berkuasa.
Jika Maria dan Marta mengingat hal penting ini, tentunya mereka tidak akan
mencela TUHAN pada waktu Lazarus mati. Memang YESUS sengaja menunda
kedatangan-NYA ke tempat keluarga Lazarus untuk bersaksi bahwa ALLAH sanggup
melakukan segala perkara. Terbukti pada hari keempat setelah kematian Lazarus,
YESUS membangkitkan Lazarus.
Biasanya manusia lebih
mudah untuk mengingat hal yang negatif daripada yang positif. Contoh yang
mudah: pada waktu membaca Firman TUHAN, kita akan mudah lupa apa yang kita
baca. Tetapi kalau itu cerita komik, majalah atau gosip dari koran, akan lebih
mudah kita mengerti dan kita ingat. Sama juga dengan mengenal ALLAH dan
Firman-NYA. Memang bukan hal yang mudah kita lakukan karena DIA adalah ROH yang
tidak dapat dilihat dengan mata. Karena DIA adalah ROH yang KUDUS, akan sulit
bagi kita untuk menerima DIA jika kita tidak memiliki kekudusan, atau kita
masih hidup dalam kuasa kedagingan, hawa nafsu dan dosa.
Sebaliknya hal negatif
dan mendatangkan dosa akan sangat mudah masuk dalam hati dan pikiran kita.
Buktinya Hawa sangat mudah terpengaruh bujukan iblis untuk memakan buah yang
dilarang TUHAN. Karena bujukan itu sudah menguasai hati dan pikirannya, Hawa
tidak dapat lagi menguasai diri dan terjatuh dalam dosa.
Karena memang manusia
sangat lemah akan bujukan dan pengaruh yang negatif. Maka sangat penting bagi
kita untuk menerima kekuatan dari ALLAH untuk menolak semua bujukan kedagingan,
hawa nafsu, dan siasat iblis. Dan satu-satunya jalan adalah dengan menerima
kuasa ROH KUDUS. Untuk itulah setiap orang yang beriman kepada TUHAN sangat
perlu untuk menerima baptisan ROH KUDUS. Sebab dengan dibaptis ROH, kita akan
menerima kuasa ALLAH yang memampukan kita melawan kedagingan dan bujukan iblis.
ROH KUDUS yang ada dalam hati dan pikiran kita akan selalu menjagai dan mengingatkan
kita akan segala sesuatu yang sudah TUHAN ajarkan kepada kita, sehingga kita
tidak mudah lupa akan ketetapan dan perintah-NYA.
YOHANES 16:13
13 Tetapi apabila IA datang, yaitu ROH Kebenaran, IA akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab IA tidak akan berkata-kata dari diri-NYA sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-NYA itulah yang akan dikatakan-NYA dan IA akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
13 Tetapi apabila IA datang, yaitu ROH Kebenaran, IA akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab IA tidak akan berkata-kata dari diri-NYA sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-NYA itulah yang akan dikatakan-NYA dan IA akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Pada saat kita sudah
benar-benar mengenal ALLAH dan dibaptis oleh ROH KUDUS, maka DIA akan
membukakan jalan kebenaran yang harus kita lalui sepanjang kita hidup di dunia
ini. ROH KUDUS akan memberikan kuasa supaya kita mampu untuk mengetahui sesuatu
yang tidak dapat diketahui manusia biasa, yaitu hal-hal yang akan terjadi di
masa depan. Mengapa demikian? Karena ROH KUDUS –yang merupakan ROH ALLAH-
membukakan rahasia itu kepada kita. Bila kita menjaga ROH KUDUS tetap berkenan
hidup dalam diri kita, kita juga akan diberi kuasa untuk dapat berkomunikasi
dengan ALLAH. Karena pada saat kita dibaptis ROH, kita memiliki frekuensi yang
sama dengan ROH ALLAH.
Ketika saya pergi
menginjil ke Lampung, ada seorang wanita yang datang berkonsultasi mengenai
masalah besar yang sedang dihadapinya. Wanita itu tidak mau mengungkapkan apa
yang menjadi masalahnya. Sebagai hamba TUHAN, saya harus mengerti masalah yang
dihadapinya tanpa perlu mendengar dari wanita tersebut. Kemudian saya
mengajaknya berdoa untuk meminta hikmat TUHAN. Saya membuka Alkitab dan Firman
TUHAN yang saya terima saat itu adalah mengenai orang lumpuh di kolam Betesda.
Lalu TUHAN memberi wahyu kepada saya untuk mengatakan bahwa yang menjadi
masalahnya adalah saudaranya yang lumpuh. Wanita tersebut mengakuinya dan
kemudian kami berdoa bersama agar TUHAN yang menyelesaikan masalah tersebut.
Sesudah berdoa saya menubuatkan bahwa masalah tersebut akan selesai karena
TUHAN yang menyelesaikannya. Singkat cerita, beberapa waktu kemudian apa yang
diwahyukan oleh TUHAN kepada saya benar-benar terjadi, dimana permasalahan
wanita yang menemui saya itu telah diselesaikan oleh TUHAN. Jadi jika kita
dipenuhi oleh ROH KUDUS, maka TUHAN akan memberitahukan kepada kita hal-hal
yang belum terjadi. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar