Hari kedatangan
Tuhan tidak di ketahui oleh siapapun.oleh sebab itu rasul Paulus dalam suratnya
kepada jemaat di Tesalonika meminta supaya mereka berjaga-jaga. Latar belakang
surat ini di tujukan kepada orang-orang yang telah mengenal Yesus. Mengapa
Rasul Paulus meminta mereka (atau saya mau katakan kita semua) harus
berjaga-jaga?, karena pada saat Hari Tuhan yang
besar itu tiba ada berbagai hal
yang ngeri dan yang mungkin saat ini belum pernah terpikirkan oleh kita manusia.
1 korintus 15 :20-22
“ tetapi yang
benar ialah,bahwa Kristus telah di bangkitkan dari antara orang mati, sebagai
yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. Sebab sama seperti maut
datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang
karena satu orang manusia. Karena sama seperti semua orang mati dalam
persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan di hidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.”
firman Tuhan dalam :
1 tesalonika 4 :
17
“sesudah itu,
kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka (orang
yang telah meninggal) dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita
akan selama-lamanya bersama dengan Tuhan.”
Eeiittzz., tapi
hidup yang bagaimana dulu???
Kitab Wahyu
mencatat bahwa di akhir zaman pada saat Anak Domba membuka meterai disana akan
terjadi hal-hal yang dasyat dan luar biasa yang belum pernah di ketahui oleh
menusia.
Wahyu 6 : 4
“ dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya di karuhniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga merekan saling membunuh, dan kepadanya di karuhniakan sebilah pedang yang besar.”
“ dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya di karuhniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga merekan saling membunuh, dan kepadanya di karuhniakan sebilah pedang yang besar.”
Artinya “suatu
saat damai sejahtera sudah tidak tinggal di bumi , dan mereka (manusia yang ada
di bumi akan saling membunuh)” sebagai mana di catat dalam kitab 2 timotius 3 : 1-9
Wahyu 8 : 6-13 “
mencatat akan datang
suatu masa yang sulit bagi manusia” pada ayatnya yang ke 13 dikatakan “Lalu aku
melihat : aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan
berkata dengan suara nyaring : ‘celaka, celaka, celakalah mereka yang diam diatas bumi oleh karena
bunyi sangkakala ketiga malaika lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”
Wahyu 9 : 2-5 “9:2
Maka
dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu
bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap
lobang itu.
9:3
Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada
mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.
9:4
Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di
bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang
tidak memakai meterai Allah di dahinya.
9:5
Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk
menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan
kalajengking, apabila ia menyengat manusia.”
Wahyu
9: 19 “9:13 Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar
suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah,
9:14
dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu:
"Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat
itu."
9:15
Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari,
bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.
9:16
Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku
mendengar jumlah mereka.
9:17
Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang
yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning
belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari
mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
9:18
Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api,
dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.
9:19
Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya.
Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu
mereka mendatangkan kerusakan.”
Dalam wahyu
12 : 3-4 “12:3
Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah
padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya
ada tujuh mahkota.
12:4
Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan
melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang
hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu
melahirkan-Nya. “
Artinya iblis
juga gencar bekerja pada akhir zaman, bahkan iblis (ular itu) menyeret
sepertiga dari manusia dan menjatuhkannya di dunia yang fana ( neraka). Tetapi
kita orang yang percaya tetap harus mengerjakan kepercayaan kita.
Tuhan berkata
siapa yang menerima minyak dan anggur tidak di rusakkan.
Wahyu 6 : 6” 6:6
Dan aku
mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata:
"Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah
rusakkan minyak dan anggur itu."
“11:4
Mereka adalah kedua pohon zaitun dan kedua kaki dian yang berdiri di hadapan
Tuhan semesta alam.”
Pohon
Zaitun menghasilkan minyak dan Anggur adalah darah Yesus.
1
korintus 10 : 16-17
10:16
Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah
persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah
persekutuan dengan tubuh Kristus?
10:17
Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena
kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
Artinya
kita harus menyatu dengan minyak dan anggur maka kita akan di bangkitkan pada
akhir zaman. Sebab hanya oleh Darah, maka Anak Domba layak menerima gulungan
kitab.
Wahyu
5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di
tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih,
bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke
seluruh bumi.
Wahyu
5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak
menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah
disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari
tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
5:10
Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam
bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."
24:1
Berfirmanlah Ia kepada Musa: "Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab
dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu
menyembah dari jauh.
24:2
Hanya Musa sendirilah yang mendekat kepada TUHAN, tetapi mereka itu tidak boleh
mendekat, dan bangsa itu tidak boleh naik bersama-sama dengan dia."
24:3
Lalu datanglah Musa dan memberitahukan kepada bangsa itu segala firman TUHAN
dan segala peraturan itu, maka seluruh bangsa itu menjawab serentak:
"Segala firman yang telah diucapkan TUHAN itu, akan kami lakukan."
24:4
Lalu Musa menuliskan segala firman TUHAN itu. Keesokan harinya pagi-pagi
didirikannyalah mezbah di kaki gunung itu, dengan dua belas tugu sesuai dengan
kedua belas suku Israel.
24:5
Kemudian disuruhnyalah orang-orang muda dari bangsa Israel, maka mereka
mempersembahkan korban bakaran dan menyembelih lembu-lembu jantan sebagai
korban keselamatan kepada TUHAN.
24:6
Sesudah itu Musa mengambil sebagian dari darah itu, lalu ditaruhnya ke dalam
pasu, sebagian lagi dari darah itu disiramkannya pada mezbah itu.
24:7
Diambilnyalah kitab perjanjian itu, lalu dibacakannya dengan didengar oleh
bangsa itu dan mereka berkata: "Segala firman TUHAN akan kami lakukan dan
akan kami dengarkan."
24:8
Kemudian Musa mengambil darah itu dan menyiramkannya pada bangsa itu serta
berkata: "Inilah darah perjanjian yang diadakan TUHAN dengan kamu,
berdasarkan segala firman ini."
Dalam
Ibrani 12 : 24
12:24
dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang
berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.
Bukan hanya
melalui darah dan minyak saja, tetapi juga lewat apa yang kita persembahkan
kepada Tuhan, yaitu berupa persembahan yang kudus, suci dan berkenan kepada
Allah. Artinya hidup kita, kita jadikan sebagai persembahan itu.
14:4
Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan,
karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang
mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara
manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
14:5
Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.
Perlu di ketahui
bahwa tidak semua manusia akan diselamatkan
Dalam wahyu pasal
7 disana nampak bahwa hanya sebagian dari manusia yang akan di selamatkan.
Sebagaimana kata Nas Alkitab bahwa “ banyak yang di panggil namun sedikit yang
di pilih”
Kiranya dengan
ini kita semakin di kuatkan dalam iman dan kita semakin mau mengetahui dan
mendalami akan firman Tuhan dan mau mengerti apa yang harus kita berikan kepada
Tuhan sebagai rasa ungkapan syukur atas karya penyelamatanNya yang dasyat luar
biasa. AMIN
Untuk materi
selanjutnya saya akan menjabarkan tentang bagaimana kita harus hidup dalam
Tuhan agar supaya pada kedatanganNya untuk kali yang kedua kita semua bisa di
dapati layak untuk dapat berkumpul dalam kerajaan Sorga yang mulia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar