Teman-teman ketika kita mencoba untuk semakin mau dekat
dengan TUHAN disana ada banyak tantangan yang harus kita hadapi.tetapi di
situlah kita di ijinka oleh TUHAN untuk menikmati kuasaNya yang begitu luar
biasa.
Kehidupan Rohani kita-saya mau ambil contoh sama dengan
studi kita. Ketika kita mau mendapatkan suatu gelar atau titel ada banyak
pengorbanan,perjuangan dan ujian yang harus kita lewati,kalau kita mampu
melewatinya dan tetap setia maka kita akan mendapatkan gelar yang kita ingikan.
Apalagi bagi kaum muda ini merupakan suatu hal yang sangat
memerlukan suatu perjuangan. Apalagi di zaman sekaran ini. ada begitu banyak
kaum muda yang di kalahkan dengan kebiasaan pergaulan dan trend-trend duniawi.
Bagi kaum muda teman-teman yang terkasih mari kita lihat kehidupan kita.
Bagaimana cara mengisi hidup ini. sesungguhnya hidup kita ini sangat di berarti
di mata TUHAN, mari kita lihat di kitab
Mazmur 127 : 3-4
“Sesungguhnya,anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN,dan
buah kandungan adalah suatu upah. Seperti anak-anak panah di tangan
Pahlawan,demikian anak-anak pada masa muda.”
Dikatakan
kita selaku anak-anak lelaki adalah milik pusaka berati kita ini adalah milik
kesayangan TUHAN. Nah kalau TUHAN segitunya menaruh perhatian atau pandangan
kepada kita. Apakah pantas jika kita tidak menghargai dan belajar untuk
membalas kebaikan TUHAN.? Di katakan bahwa buah kandungan adalah upah.! Tapi
mengapa banyak kaum muda yang terjerumus kedalam penyalah gunaan upah tersebut,saya
mau katakan open-open saja karena saya melihat kehidupan kaum muda sekarang
kalau hanya di singgung-singung saja banyak yang menganggap itu sebagai hal
yang sepele bsa di katakan gak mudeng
kalau Cuma di singgung, teman-teman saya mengatakan seperti ini bukan berarti
saya mengklaim bahwa saya adalah orang yang hidupnya sudah benar di mata TUHAN,
enggak teman-teman tetapi saya mengatakan ini karena saya juga berkaca dari diri saya
artinya saya juga melihat masa lalu saya yang juga tidak berkenan bagi TUHAN.teman-teman
alkitab telah berkata tentang apa yang saya bilang penyalah gunaan upah
tadi yaitu tentang free sex atau percabulan. Dalam kitab korintus TUHAN sangat
melarang itu.
1 korintus 6:12-20
“Segala sesuatu halal bagiku,tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu
halal bagilku, tetapi aku tidak membiarkan diriku di perhamba oleh suatu
apapun. Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya
akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan,melainkan untuk
Tuhan,dan Tuhan untuk tubuh. Allah, yang membangkitkan Tuhan,akan membangkitkan
kita juga oleh kuasaNya. Tidak tahukah kamu,bahwa tubuhmu anggota Kristus? Akan
kuambilkan anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kalli
tidak!
Atau tidak tahukah kamu,bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada
perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab,demikianlah kata nas:
“keduannya akan menjadi satu daging.” Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya
pada Tuhan,menjadi satu Roh dengan Dia. Jauhkanlah dirimu dari percabulan!
Setiap dosa lain yang dilakukan manusia,terjadi diluar dirinya. Tetapi orang
yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. Atau tidak tahukah
kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam didalam kamu, Roh Kudus
yang kamu peroleh dari Allah,--dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab
kamu telah di beli dengan harganya yang
telah lunas di bayar: karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu.”
Berbicara
tentang upah berarti berkaitan dengan
pekerjaan atau perbuatan. Jika pekerjaan atau perbuatan kita baik maka
upah yang kita dapatkan juga baik adanya. Bercerminlah dari Kata alkitab
Matius 16:19b
Tidak ada komentar:
Posting Komentar